Friday, September 29, 2017

VERSI LAIN CERITA G30S PKI


Ketika orang meributkan versi mana yang benar sehubungan kasus penculikan para Jenderal kita atau yang dikenal dengan Gerakan 30 September (G30S) oleh PKI, saya punya cerita sendiri.

Cerita ini terjadi ketika saya SMP (yang pasti sudah sangat lama hahaha). Saat itu dalam sebuah pelajaran kita diminta membuat sosiodrama tentang peristiwa G30S PKI. Singkat cerita, kelompok kita kebagian adegan penculikan Jendral Abdul Haris Nasution. Melewati latihan yang serius kita sangat pede ketika tiba giliran maju. Saat itu saya bukan pemeran utama hanya pemeran pembantu, maksudnya beneran jadi pembantu di rumah Jenderal AH. Nasution Untuk membuat adegan menjadi penuh drama, kita mulakan cerita dengan adegan pembantu yang sedang menyapu (drama dan dunia nyata kok sama aja kerjaannya). Teman yang berperan sebagai PKI ada di luar kelas. Pintu kelas yang sengaja kita tutup biar adegan makin nyata, tiba-tiba diketok keras oleh salah satu teman yang jadi PKI. 

Terjadilah dialog:

PKI : tok tok tok *mengetuk keras pintu

Pembantu pura-pura kaget dan menuju pintu

Pembantu: Siapa?
PKI: buka pintunya!!! *teriak dari luar kelas

Pierre Tendean mengintip ke luar dan melihat PKI, kemudian menyuruh Jenderal AH Nasution untuk menyelamatkan diri. Teman yang memerankan Sang Jenderal (pakai kostum sarung) kemudian betulan meloncat jendela kelas untuk menghidupkan drama.

Pembantu pura-pura ketakutan ketika membuka pintu dan melihat para PKI. Kemudian salah seorang PKI membentak si pembantu.

PKI: Bapak mana??? ……….. BAPAK PERGI KE BANDUNG!!!

Pembantu bengong sambil mikir .. laah kan harusnya gua yang jawab  “Bapak pergi ke Bandung” .. Ini PKI nanya sendiri dan jawab sendiri ngambil jatah line pembantu hahahaha

Sang Jenderal yang udah terlanjur loncat jendela di luar misuh-misuh kesel hahhaha


Bubar daaah ,…


Jangan serius-serius bacanya yaa…kalau menolak PKI hadir kembali ya tinggal ga usah diyakini dan diikuti ideologinya. Kita kan bukan ORANG BODOH, sudah makan sekolahan... mosok sih mau dibohongi PKI #renunganpolitik


*ditulis sehari sebelum tanggal 30 September 2017


No comments:

Post a Comment

 
feed