Saturday, February 6, 2016

[sewa] PULAU KETAWAI - BANGKA,

PULAU KETAWAI

Pulau Ketawai yang ada di Bangka Tengah sepertinya akan dikembangkan menjadi tujuan wisata Bangka. Pulau dengan luas sekitar 28 Hektar ini tidak berpenghuni.

Saya penasaran ke Pulau ini karena katanya bagus banget dan masi sepi pengunjung. Kita harus naik kapal dari Pelabuhan Kurau di Bangka Tengah. Dari Pangkal Pinang sekitar satu jam naik mobil tanpa macet, dengan kecematan 70-80km/jam. Disarankan berangkat pagi buta agar air masih pasang. Kita berangkat dari Pangkal Pinang jam 6 pagi dan sampai Pelabuhan Kurau sekitar jam 7. Di pelabuhan sudah berjajar kapal-kapal nelayan. Langsung nawar kapal, dan kena harga sewa kapal desa 700rb. Jadi kalau mau irit sewa kapal, kalau ke Pulau Ketawai mesti ramean. Kapal nelayan desa ini cukup besar, diisi kita 10 orang plus 3 awak masih cukup lega. 

Jam 7.30 kita meluncur ke Pulau Ketawai, alhamdulillah ketika itu semesta bersahaja. Tidak ada angin dan gelombang, udara sejuk dan langit cerah. Juru mudi kelihatan sangat berpengalaman menghadapai gelombang. Perjalanan sekitar satu jam tidak terasa lama karena kita betul-betul menikmati alunan gelombang dan segarnya angin laut. 

Setelah hampir satu jam di laut biru, kombinasi warna putih pasir pantai, hijaunya pohon dan biru air laut mulai jelas kelihatan. Kita semua semakin semangat dan berulang-ulang berdecak kagum. Setelah mendarat, kita serasa sewa pulau sendiri. Pulau yang tidak berpenghuni ini tidak ada pengunjungnya selain kita ber10. 

Saat itu pantai agak kotor karena banyak daun dan sampah laut yang terbawa angin kencang sebelumnya. Tapi jelas itu tidak mengurangi keindahan pulau Ketawai, malah menambah kesan alami. Terlihat usaha untuk mengembangkan pulau ini sebagai destinasi wisata. Sudah ada tulisan K E T A W A I besar di dermaga sebagai penanda. Ada toilet yang dibangun tp saat itu ditutup karena mesin air di sumur rusak. Terlihat juga ada beberapa pondok yang akan dibangun tapi terbengkalai. Hanya ada pondok sederhana untuk penjaga pulau. Saat keliling pulau, akhirnya kita menyusuri pinggiran pantai karena jalan setapak lama-lama menghilang.

Karena fasilitas yang minim, kita harus bawa perlengkapan sendiri kalau mau snorkling atau maen air. Untung kapal desa meninggalkan jaket pelampungnya ke kita, jadi saya agak berani ke tengah main air. Maklum kita kan perenang sekelas empang, masih takut dengan ganas gelombang :D
Ombak yang tenang dan air yang cukup hangat, tentu saja jernih, sungguh menggoda. Pasir putihnya juga lembut. Apalagi ketika itu matahari juga lagi mahal sinarnya, jadi kulit coklat kita tidak terbakar.     Pake acara loncat dr dermaga ke laut ala-ala iklan TV juga. Ini cukup aman karena pantainya tidak berkarang. Puas main air laut kita mandi di kamar mandi ala kadarnya. Anehnya airnya jernih dan segar seperti air gunung, padahal jarak ke pantai hanya beberapa meter. Kata bapak penjaga, hanya di Ketawai yang airnya tawar, pulau-pulau sekitar airnya payau. 

Selain perlengkapan, kita juga harus bawa makanan sendiri. Menjelang kita pulang kebetulan ada kapal cepat yg datang bawa pengunjung plus ibu penjual mie instant. Lumayan untuk mengisi perut yang habis kena angin laut (karena kita hanya bawa bekal ala kadarnya). Kalau mau repot sedikit, bawa nasi, beli ikan trus dibakar di pulau. Apalagi kalau acara bakar ikan diiringi lagu-lagu dari gitar pasti semakin syahdu pikniknya. 

Dalam perjalanan pulang, gelombang mencapai 2 meter tapi tidak terlalu terasa. Nahkoda kita lihai sekali meliuk-liukkan kapal, muka-muka kita si pucat sedikit :D Kalau saya sih tetap yakin karena kan nenek moyang kita pelaut. Hanya kagum saja dengan mereka, para nelayan ini kok bisa ya menuju pulau hanya pake perasaan ga pake gadget penunjuk arah apapun, canggih ya...coba kalo salah, bisa sampai Tanjung Priok kita hahaha

Bye - bye Ketawai...semoga bisa berkunjung lagi, semoga para pengunjungmu sadar untuk menjaga kebersihan dan keasrianmu 

Salam Piknik
D


Pesan moral:

"Jangan Buang Sampah Sembarangan"






















2 comments:

  1. Halo.. tulisan yg bagus. :)
    Oh ya, saya mau tanya, apa Mas/Mbak masih ada telp untuk sewa kapalnya? dan perjalanannya brp lama ya?
    Terima kasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo...maaf baru ngeh ada komen ini. Waktu itu kita lgs ke TKP nego harga trus jalan. Kalo ga salah 40menit nyebrangnya, habis itu siangnya dijemput lagi

      Delete

 
feed