02 August 2012

SIDANG dengan genre KOMEDI

Berikut cerita lanjutan dari ini dengan tokoh utama si Mahasiwa 3.

Setelah melewati bimbingan akhirnya Mahasiswa 1 dan Mahasiswa 2 dinyatakan siap untuk diuji. Sedangkan Mahasiswa 3 menempuh jalur khusus, tanpa bimbingan langsung sidang..Ruarr Biasaa!!

Mahasiswa 1
Seperti telah diceritakan, Mahasiswa 1 ini proses bimbingannya berjalan monolog dan lancar. Masalah dia hanya susah dihubungi itu saja! Di hari sidang, kita harus menunggu kedatangannya. Dia tidak telat hanya karena sidang sebelumnya selesai lebih cepat maka sidang dimajukan. Cilakanya, kita tidak bisa tau dia sudah sampai mana. Begitu datang, ternyata dia didampingi oleh ibundanya. Dan memang doa ibu sepanjang sidang mampu mendinginkan ruangan sidang meski diskusi berlansung cukup panas. Sudah bisa ditebak dia berhasil lulus dengan nilai A

Mahasiswa 2
Kalo mahasiswa ini sungguh merepotkan semua pihak. Akibat typo dia yg nyaris sempurna, saya membuat deal bahwa skripsinya akan disetujui apabila kesalahan teknis dalam penulisan diperbaiki karena secara substansi sudah memenuhi standar. Sebelum sidang, badan HULK nya melemas karena buang-buang air akibat stress akan maju sidang. Tetapi di hari H dia tampil prima dan bisa meraih nilai A..woow, saya aja ga nyangka.

Mahasiswa 3
Sudah sejak awal dia memang istimewa. Karena tidak pernah bimbingan, maka saya akan bertindak sebagai dosen penguji dan bukan dosen pembimbing. H-1 dia menghadap dan meminta "saya yang penting LULUS aja dah bu..", loh bukannya itu keinginan seluruh mahasiswa ya??
Ketika dia minta tips menghadapi sidang, saya hanya menuntut 1 hal "kamu bisa menceritakan isi skripsimu" ituuu saja..
Di hari H, dengan muka tegang dia memulai presentasinya. Di luar dugaan kami semua, 15 menit pertama dia menguasai mimbar. Presentasinya meski agak terbata-bata cukup menjelaskan isi skripsinya. Nah, tibalah sesi tanya jawab yang ternyata penuh dengan gelak tawa kami (muka dia tetep tegang). Beberapa  pertanyaan tim penguji dijawab dengan gelak tawa pemirsa;

T : "apa maksudnya pariwisata?"
J  : "hasrat pak.."

T : "isu itu apa?"
J  : "isu itu gosip pak.."

Sidang berlangsung sangat interaktif karena di sela-sela tanya jawab dia sering meminta penguji mengulang pertanyaannya

"bisa ga pak pertanyaannya lebih slow (maksudnya bahasanya lebih sederhana)" ... "bisa diulang pertanyaannya?"

dan ketika saya meminta dia santai dalam menjawab, dia berkata;
"et dah bu..saya tegang iniii.."
"saya merenung ini.."
"..saya ini kan betawi, susah saya ngomong formalnya dah"
 buru-buru saya mengingatkan tidak perlu curhat, dan itu SARA!

Setelah sesi tanya jawab, tim penguji berunding..dan akhirnya menyepakati Mahasiswa 3 LULUS. Kelulusannya bukan karena kita memenuhi keinginannya begitu saja, tapi karena tim melihat usaha keras dia dalam sidang,..dan jujur, sangat menghibur pamirsa yang hadir :D

Bagitu dinyatakan lulus, dia malah terbelalak;
"bener nih bu saya LULUS?" "saya keluar dr B L nih?"

saya pun mengiyakan, lalu dia dengan airmata tergenang dan tangan dingin mencium tangan saya..mengucapkan maap dan terimakasih..saya pun ikut menggenang huhuhu

Drama sidang genre komedi berakhir dengan haru dan happy ending
Ahhh sungguh seorang dosen itu berhati lemah ya, meski sempat kesel dan terhina secara akademik, luluh begitu saja melihat mahasiswanya bahagia karena kelulusannya. Dan momen seperti ini selalu hadir di tiap semester..

Selamat untuk Farid Supermom, Fia, Ambon, Irma  Agi, Putra dan Brasco dan seluruh mahasiswa yang baru saja lulus
Semoga menjadi awal kesuksesan kalian semuanya..



BL, 3 Agustus 2012

D