Jendela Untuk Mereka

Mari mengabdi dan berbagi di Rumah Cerdas Berbudi Luhur (RCBL) di desa Madurejo, Prambanan.

Romantisme Phuket

Senja yang meleleh di Kemala Beach, Phuket-Thailand....satu-satunya destinasi yang membuat kami merasa kaya, sangat direkomendasi untuk traveler kere tapi standar tinggi !

Golden Sunrise, Angkor Wat

Pemerintah Kamboja tahu cara menghargai keindahan alam ini dengan dolar...Sungguh kecantikan sinar emas pagi hari melupakan diri!

Ciao, Venice!

Siapapun yang ke Italy, pergilah ke Venice, the city of water atau Queen of the Adriatic..one of the most beautiful places in the world ..Menyusuri Canal dengan Gondola yang dikayuh oleh Italiano nan tampan, siapa yang tidak lupa diri uhuuuy

Pantaiku Indonesiaku

Mengelilingi Pantai Mutun, Lampung dengan perahu motor,..rasakan kelembutan pasir putih bersihnya, nikmati kesegaran kelapa mudanya..tapi sayang jalan menuju lokasi rusak, PR untuk pemda Lampung!

Monday, July 23, 2012

BOOKING HOTEL ONLINE


Selain tiket murah, yang biasa diburu orang mau jalan-jalan adalah penginapan yang strategis dan tentunya murah. Biasanya untuk mendapatkan akomodasi yang murah dan layak, kita akan meminta rekomendasi dari orang-orang yang pernah pergi ke tempat tujuan, atau mencari informasi di internet. Kalau tidak punya tumpangan, biasa saya memesan akomodasi melalui web. Gara-gara pengalaman dulu pernah salah pesan hotel di Filipina yang tempatnya jauh dari peradaban, saya kini lebih teliti dalam memesan hotel. Pertama yang saya lihat adalah lokasi dengan mempertimbangkan apakah dekat dengan tempat-tempat yang hendak dituju; bagaimana transportasi dari dan menuju kesana? Dan yang jelas apakah harganya sesuai dengan kantong (baca: murah!).

Setelah menemukan beberapa tempat yang memenuhi kriteria-kriteria itu, kemudian saya akan melihat ulasan mereka yang pernah menginap sebelumnya. Ulasan ini sangat subyektif, tergantung pengalaman masing-masing orang, tetapi bisa menjadi bahan pertimbangan kita. Misalnya, ada yang tidak puas dengan suatu hotel karena tidak ada jendelanya, meski semua fasilitas memuaskan. Buat saya, itu bukan masalah kalau memang tujuan utama kita adalah jalan-jalan bukan menikmati pemandangan dari hotel. Saya pernah dapat hotel bagus di Shanghai, meskipun dengan kondisi “no window” tapi tempar tidurnya twin dengan ukuran king size. Untuk kaki pegal setelah seharian jalan, kasur nyaman lebih penting daripada jendela bukan?. Tetapi ketika di Phuket, saya pernah menginap di hotel yang memenuhi semua kriteria itu dengan bonus beach view, wow..    

Dimana bisa memesan hotel?
Ada banyak cara memesan hotel,..selain melalui telpon langsung (nasional), kita juga bisa membeli voucher dari travel agent yang biasanya lebih murah daripada kalau reserve langsung ke hotelnya. Harga hotel yang dipesan langsung dari kaunter hotel di airport juga seringkali diskon. Cara yang paling praktis di era sekarang ini jelas booking hotel secar online melalui laman web hotel langsung atau lewat beberapa laman web berikut ini;

www.asiatravel.com
Kelebihan dari Asiatravel yang sering ditawarkan adalah fasilitas instant booking dan last minute deal tanpa jaminan kartu kredit. Asiatravel juga sering memberikan promo diskon murah tetapi kita harus mencapai nilai poin untuk bisa menggunakan kode promo.
Informasi availability room dan harga sangat jelas jadi kita bisa milih hari dan harga yang cocok. Harga yang ditampilkan belum termasuk service charge (sekitar 10%) plus pajak. Disini kita juga bisa sekaligus booking flight dan tiket masuk ke beberapa tempat seperti Universal Studio, Singapura.

www.asiarooms.com
Prosedur booking di AsiaRoom praktis dan mudah dilakukan. Kita tinggal memilih di search engine maka keluar nama-nama hotel pilihan. Tersedia juga kolom review, sehingga kita bisa membaca ulasan pengalaman mereka yang pernah menginap. AsiaRoom tidak meminta payment langsung, tapi tetap meminta kartu kredit kita sebagai jaminan. Hanya saja prosedur untuk pembatalan harus H-7 kalau tidak bisa kena charge 1 malam.

www.booking.com
Sama halnya dengan AsiaRom, memesan hotel di Booking.com tidak diminta payment di muka. Kita bisa membayar cash atau menggunakan kartu lain ketika check in (tergantung kebijakan hotel). Booking.com hanya meminta informasi kartu kita sebagai garansi saja. Apabila kita tidak datang (batal) pada tanggal pemesanan, maka otomatis akan dikenakan biaya pemesanan satu malam. Berbeda dengan provider sebelumnya yang lebih fokus ke hotel-hotel di Asia, cakupan hotel Booking.com worldwide.

www.hostelworld.com
Cakupan hotel Hostelworld juga worldwide. Sesuai dengan namanya, provider ini lebih banyak memberikan pilihan akomodasi untuk para backpacker atau budget traveler. Hitungan Hostelworld adalah per person, jadi kalau kita pergi berdua atau bertiga kadang jatuhnya lebih mahal. Beberapa kali saya bandingkan, harga hotel lebih murah kalau bayarnya bisa sharing dengan teman seperjalanan, daripada menginap di hostel tapi bayar per kepala. Tetapi kalau pergi berenam kita bisa memesan type dormitory di Hostelworld.

www.rajakamar.com
Kalau provider ini khusus menyediakan hotel-hotel di Indonesia. Harga yang ditawarkan memang sering lebih murah. Tapi saya agak malas booking disini karena harus register dulu. Setelah pemesanan berlangsung kita harus menunggu sms/email konfirmasi agak lama dan belum tentu kamar yang kita pesan tersedia.

www.agoda.com
Saya paling sering booking hotel lewat Agoda, bahkan bisa dikatakan ini web favorit saya. Hampir sama dengan web lainnya, booking online melalui Agoda prosesnya juga mudah dan cepat. Agoda memberikan garansi harga termurah dan telah terbukti dalam beberapa kali pemesanan yang saya lakukan. Agoda juga menawarkan perubahan dan pembatalan gratis (asal kurang dari 24 jam/tergantung kebijakan hotel). Kelebihan lainnya adalah poin yang kita peroleh bisa digunakan dalam pemesanan berikutnya. Hanya dengan memberikan ulasan kita bisa mendapatkan dan menggunakan poin kita. Ulasan ini meski subyektif cukup menjadi bahan masukan sebelum memesan suatu hotel. Sayangnya Agoda langsung meminta pembayaran dengan kartu kredit.

www.airasia.com
Airasia terkenal sebagai maskapai yang sering menawarkan promo-promo terbang murah bahkan gratis. Dengan slogan “everyone can fly” betul-betul membantu orang-orang yang seperti saya, doyan jalan tapi duit terbatas hahaha! Memesan hotel+flight disini secara paket akan lebih murah dibanding hanya memesan hotel saja.

Dimanapun  anda melakukan pemesanan hotel, pastikan kartu kredit anda mempunyai limit yang cukup dan jangan lupa membawanya ketika check in. Demi keamanan pemilik kartu, beberapa hotel akan meminta kita menunjukkan fotocopy kartu yang digunakan untuk booking. Bahkan pihak hotel bisa menolak apabila kita tidak mampu menunjukkan kartu yang digunakan dalam pemesanan. Semua itu untuk menghindari penyalahgunan transaksi online yang marak di dunia maya.

Seraya BL, 13 Juni 2012

D
»»  ReadMore...

Thursday, July 19, 2012

DOSEN YANG "TERANIAYA"


Kode etik sebagai dosen, kita tidak boleh membeda-bedakan mahasiswa. Kita harus melayani dan membimbing semua mahasiswa dengan tingkat kemauan dan kemampuan yang berbeda-beda juga. 

Semester Genap 2011/2012 nampaknya menjadi semester yang berat buat saya sebagai dosen terutama sebagai pembimbing skripsi. Saya hanya punya 3 mahasiswa bimbingan, tapi ketiga-tiganya "menzalimi" saya dengan caranya masing-masing.

Mahasiswa 1:
Secara akademik bisa dikategorikan cukup membanggakan. Ketertarikannya akan tema yang sama membuat dia menghalalkan segala cara untuk bisa mendapatkan saya sebagai pembimbingnya (bagian ini agak berlebihan, abaikan!). Saking majunya, saya sampai kewalahan kalau dia datang menghadap dan mengajak diskusi (tepatnya si dia bermonolog).
Lalu dimana masalahnya?
Sayang sungguh disayang, kemajuan mahasiswa ini di bidang akademik tidak diikuti oleh kemajuan teknologi. Dia ogah punya HP, jadi di jaman satelit ini komunikasi saya dengan dia hanya one way aja. Dia rela menunggu saya berjam-jam dengan penuh ketidakpastian, sedangkan saya sangat tidak rela kesusahan meneror dia karena tidak tau mau telpon atau SMS kemana. Sungguh hubungan dosen-mahasiswa yang satu hala kalau orang Malaysia bilang.
Sebagai tambahan info dari tim rumpi saya, dia lebih rela mengeluarkan uang untuk ngasi makan kucingnya yang lebih dari selusin daripada untuk ngasi makan HP (beli pulsa).

Mahasiswa 2:
Nah yang kedua ini agak kompleks masalahnya. Dia antara penampilan (rambut dan baju), pemikiran dan tulisan sering ga harmoni. Sepertinya dia terobsesi menjadi orang besar, sehingga sebelum tercapai dia membesarkan bodynya dulu (maap ya maen fisik). Rambut kribo, badan gempal tapi suka pake baju ala HULK (yang siap robek). Size doesn’t matter lah ya…
Sudah sejak awal saya mengenal dia sebagai mahasiswa dengan typo error nya mencapai 85% (bahkan lebih). Jadi enak kalo koreksi papernya, tinggal dibuat lingkaran besar 1 di 1 halaman selesai deh (kalau per kata/kalimat dilingkari saya seperti sedang membatik).
Selain salah ketik, dia juga sangat ahli menggunakan kata-kata bombastis. Kata legendaris darinya adalah “Alot dan Panas”, dan sekarang ditambah lagi “harga yang harus dibayar”. Entahlah racun akademik mana yang diminumnya, yang jelas saya hampir putus asa mengoreksi kata2 itu di skripsinya. Untuk membawa skripsinya ke pemirsa, diperlukan empat tenaga tambahan yang akhirnya mereka bisa merasakan penderitaan selama ini mengoreksi skripsi mahasiswa ini.

Mahasiswa 3:
Hmm sebetulnya yang ketiga ini tidak layak disebut sebagai mahasiswa bimbingan saya. Bagaimana tidak, selama satu semester saya hanya ketemu sekali, kemudian dia menolak terus setiap kali saya minta menghadap (hancur keinteletualan saya ditolak mahasiswa bimbingan)..
Setelah merelakan penolakannya, tiba-tiba di akhir semester dia meninggalkan skripsinya yang sudah jadi di meja saya. Apa kabar dunia???
Mungkin karena dia sudah menghabiskan umurnya di kampus lebih dari 10th sehingga dia sudah hapal ritual penyusunan skripsi sehingga tidak perlu bimbingan kali ya.

SKRIPSIERS

Walau bagaimanapun, saya bahagia bisa menjadi pembimbing akademik. Saya tetap mendoakan mereka sukses masa depannya. Dosen itu tidak pernah kalah sukses dengan mahasiswanya loh. Kalo dosennya lebih sukses dibanding mahasiswa ya wajar sekali, tetapi kalau mahasiswanya lebih sukses artinya dosen semakin sukses karena telah mensukseskan mahasiswanya.

Seraya BL, 19 Juli 2012

D




»»  ReadMore...

 
feed